Saturday, 1 October 2016

fact and real

lidah ini mengucap. tapi hati ini menentang. mulut ini berbicara, otak ini ingin melawannya, kenapa dengan perasaanku. ada apa dengan diriku. what the hell's going on with me. God tolong bantu aku. kemana aku harus berpijak. 

aku bener - bener butuh piknik. rasanya kepala ini penat sekali. ingin rasanya aku berteriak tanpa ada orang yang mendengarkan. apa aku harus lari kepantai terus belok ke hutan. penat oh penat. kenapa semua ini terus terjadi. udara di sini panas tapi lebih panas hatiku.

diri ini butuh tempat untuk bersandar. letih ini akan hilang jika piknik adalah solusinya.

Minggu pun Masih Sendiri

Rasanya aneh jika seperti ini terus meneus. di usiaku yang sebentar lagi menginjak 27 tahun, masih dalam kesendirian. Apakah aku tak bisa jatuh cinta? kenapa sulit bagiku untuk jatuh cinta? oh tuhan,
aku ingin sekali jatuh cinta dan bahagia seperti teman - temanku. sebagian dari mereka sudah memulai hidup baru. sedang diriku masih larut dalam kesendirian.

apa sulitnya si mencari pacar. Apa karena diriku takut dalam berkomitmen, sehingga sulit bagiku untuk jatuh cinta. tapi rasanya ngga juga. akunya aja yang terlalu bodoh, dungu, dan idiot.

pernah sekali aku pacaran, itupun bukan aku yang nembak. melainkan ci cewek yang menyatakan perasaanya padaku. 2014 tahun kemarin seorang cewek jatuh cinta kepadaku dan bodohnya aku ngga sadar akan hal itu. aku melewatkan begitu saja tanpa rasa bersalah. 

Tuhan, janganlah beri kutukan cinta kepadaku. berikanlah anugrah terindah dalam hidupku. cinta yang suci, cinta yang tulus apa adanya. tanpa memandang satus sosial. cinta yang sederhana tanpa syarat. aku hanya mnginginkan seorang pendamping hidup yang sempurna.

Saturday, 3 October 2015

Saturday is complicated

Sabtu ini biasa saja. Ane ngga ngerasaain greget. Cuma koneksi internet yang ngadat dikarenakan listrik padam. Hari ini ane banyak banget menerima complaint dari pelanggan. Ya seperti biasa, ane broadcast sms demi mengurangi kekecewaan mereka.

Sebenernya ane hari ini pengin ketemu Yudha (temen sekolah ). Udah lama ane ngga ketemu. Kangen juga si sama temen lama. Biasanya sabtu minggu libur. Tapi sayang hari ini nasib ane kurang mujur. Dia ternyata masuk kerja.

Kegiatan di rumah seperti biasa. Tiduran, online, sambil cari inspirasi..
Itulah sabtu ane. Membosankan.....

Dan besok minggu, kayanya akan lebih membosankan....

Wednesday, 30 September 2015

Night, dark and silent

Rasanya pengin nonjok orang. Tapi siapa ya. Malam ini bikin ane emosi. Tpi ane ngga tau mesti ngapain. Di tambah lagi suasana serba bad mood.

Oh tuhan... apa yang mesti ane lakuin. Pengin liburan. Tapi kemana yaaa.?

Duh ko jadi gini ya rasanya.. apa karena selalu memendam perasaan dan ngga pernah ane ungkapin. Tapi mesti gimana lagi. Mungkin emang mesti begini adanya. Katanya semua akan indah pada waktunya. Tapi kapan waktunya? Perasaan sedih terus deh.
Hmm...

Dia sih deket tapi kaya di ujung dunia. Bisanya cuma di pendam aja. Terus ane mesti ngapain.?

Friday, 25 September 2015

friday is the day

sekarang aku tahu kenapa hari jumat itu hari sang special, something and different. Hari jum'at adalah hari bagi umat moeslim di seluruh penjuru dunia. saat siang tiba meraka berbondong - bondong melaksanakan sholat jum'at. 

special day
sebegitu istimewanya sehingga waktu kerja pun di persingkat, lebih fokus untuk waktu ibadah. hari yang baik untuk memotong kuku, rambut, ataupun bulu kemaluan.
something
aku pikir memang tepat begitu, yap bener banget. tak bisa diungkapkan betapa berkesannya hari jum'at bagiku.
differently
eit jangan kaget kalau jum'at juga aku pake untuk istirahat total. yah dari pada bergosip hal yang tak penting.


Thursday, 24 September 2015

Perbedaan dan Budaya

ketika kita mendengar kata "beda", yang terlintas di benak kita adalah sesuatu yang tidak menyenangkan. yap bener banget. perbedaan membuat kita menjadi pribadi yang sulit untuk menerima hal -  hal baru yang ada dalam diri kita. dalam hati berkata " penginnya si sama tapi mengapa harus berbeda " 
ya memang begitu adanya. warna dalam sebuah perbedaan membuat kita lebih hidup. dalam arti ngga monoton. istilah gaulnya mainstream. segala sesuatu pasti menimbulkan pro dan kontra. dan ngga semua perbedaan bisa kita terima beer ngga

sebagai contoh hari ini hari raya Qurban. dimana semua umat muslim di seluruh penjuru dunia berbondong - bondong menyembelih hewan Qurban. kambing, sapi,unta, atau sejenis hewan qurban menurut dareah setempat yang layak untuk di jadikan qurban. bagi mereka yang mampu untuk beribadah haji alangkah baiknya menjalankan syariat islam tersebut. karena biayanya yang selangit(menurutku) ya mungkin kurban sudah lebih dari cukup.

eit... jangan salah di Indonesia ada yang istimewa. ngga cumahari raya Qurban aja yang kadang berbeda harinya tapi idul fitri juga demikian. tapi kenapa yaaaa? apa cuma di indonesia saja yang seperti ini apa di negara berkembang bahkan maju sekalipun hari raya bisa berbeda beda? tapi si setahuku cuma di indonesia saja. setuju ngga. 

yah begitulah. perbedaan memang indah. tapi kadang sering menimbulkan pro dan kontra yang mana sering menimbulkan perpecahan yang sangat tak kita sukai. kesanya norax banget. heheheh
sekian dulu ya

Wednesday, 23 September 2015

home and crying

pernah ngga sih ngalamin hal paling nggondok di rumah ..?? Jawabanya "sering banget" betenya minta ampun. ingin rasanya menjauh dari keadaan seisi rumah. dan terbang ke ujung dunia dimana aku ingin teriak sekeras - kerasnya tanpa ada orang yang mempedulikanku. 

aku hanya ingin ketenangan dalam diriku. rasanya aneh bila harus berantem terus menerus. yang ada cuman berdiam diri di kamar tanpa peduli keadaan sekitar. gondok banget rasanya kalau harus menghadapi situasi continue seperti ini. kaga bakalan ada selesainya. 

yah mengingat aku ini adalah anak bungsu. mau ngga mau ya harus terima semua ini. yang sabar ya, sabar? sabar makan tanaman?

sumpah hari ini suasana hatiku sedang ngga karuan. ya Allah apa yang harus aku lakukan? apakah diriku ini terlalu mendramatisir suasana. sehingga ego ini begitu menggebu - nggebu. rasa marah yang tak seharusnya aku alami tapi malah sebaliknya. semua orang membuat diriku emosi. Everybody made me mad. so pathetic.

rasa sedih ini tak bisa aku ungkapkan ke orang lain. hanya bisa aku pendam dalam hati. introfet so killing me inside. aku tak bisa mengumbar kesedihanku ke semua orang. ngga bisa share kesiapapun. familly, friends is nothing. mereka sama saja dan ngga bisa memberikan solusi yang gamblang

today i am so mad with everyone. everybody is fuck